Kamis, 22 Maret 2018

Desa Tenganan Kece Banget

Holaaa guysss๐Ÿ’œ๐Ÿ’™๐Ÿ’›๐Ÿ’š



Mengunjungi desa adat selama di Bali pastinya menarik dan sayang jika dilewatkan, sama halnya ketika saya berada di Manggis, Bali Timur, saya menyempatkan melihat secara langsung kehidupan orang Bali asli di desa adat Tenganan. 
Kalau bicara mengenai desa adat Bali atau yang sering disebut dengan Bali Aga, maka yang paling cepat ada hadir ingatan adalah Desa Trunyan, karena banyak cerita kontroversi jika ingin mengunjungi Trunyan, dari yang katanya mereka menolak hadirnya turis di desa mereka, sampai cerita scam dari kapal yang ditumpangi yang meminta uang kepada penumpang saat kapal berada di tengah-tengah danau menuju Trunyan, entahlah saya sendiri belum pernah sampai ke Trunyan jadi belum bisa membuktikan cerita-cerita tersebut. 
Desa Tenganan sendiri terletak hanya kira-kira 10 kilometer dari pusat pariwisata Candi Dasa ( atau 70 kilometer dari Denpasar ), banyak papan penunjuk arah dan juga ojek yang bersedia mengantar, saya membayar ojek Rp.15.000 per sekali jalan.

Gerbang utama desa Tenganan masih direnovasi ketika saya tiba disana, hanya ada meja berisi buku tamu dan kotak sumbangan, terserah mau diisi berapa kata si pecalang yang menjaga meja tersebut.
Saya surprise dengan kenyataan tidak ada satupun penjual ini itu yang lari menghampiri, apalagi hari itu sepertinya hanya saya dan suami saya yang jadi turis di desa itu. Mungkin sudah ada kesepakatan kalau para penjual dilarang membuat turis tidak terasa nyaman selama mereka berada di desa Tenganan. Pastinya kesepakatan atau apapun itu memang membuat kami merasa sangat nyaman berada disana.

Orang Tenganan disebut Bali Aga karena mereka adalah keturunan asli Bali yang memang tinggal di Bali jauh sebelum jaman-jamannya eksodus orang Majapahit dari Jawa saat kerajaan itu runtuh. 
Mayoritas penduduknya memeluk agama Hindu aliran Dewa Indra. Yang membedakan dengan Hindu lainnya adalah mereka tidak mengenal kasta juga tidak membedakan hak antara pria dan perempuan.







Semua rumah di Tenganan sepertinya memiliki model yang sama, mungkin pantang diubah atas asas adat istiadat. Lumbung padi, bale bengong dan pura desa mendominasi jalan utama, sedangkan bangunan lainnya digunakan sebagai tempat menjual suvenir. 

Bangunan Pura

Bangunan Rumah

Salah satu tempat penjualan suvenir

Persembahan

Suvenir yang banyak dijual adalah lukisan lontar dan kain ikat khas Tenganan bernama kain Grinsing, 'gring' dari arti kata 'sakit' dan 'sing' yang berarti 'tidak', kurang lebih berarti dengan menggunakan kain Grinsing maka dijauhkan dari sakit penyakit.







Ikat Grinsing merupakan satu-satunya teknik memintal dengan double ikat, sehingga sudah dipastikan waktu pembuatannya juga memakan waktu, apalagi cara memintalnya hanya menggunakan tangan dan alat pintal tradisional bukan mesin. Pewarnaannya pun berasal dari alam dan bukan sintetis.

Ikat Grinsing ini banyak yang sudah berusia ratusan tahun, menemani upacara keagamaan rakyat Bali.

Minggu, 04 Maret 2018

Juice Time Bukan Sekedar Tempat Melepas Dahaga

Haloo guys... Kini @juicetime_bali hadir kembali di RENON!! ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ Buat kalian nih yang masih aja bingung mau cari tempat nongkrong dimana hari ini, kalian bisa datang langsung kesini ya!๐Ÿ˜



Konsepnya unik banget lhoo.. @juice_time ini ada di lantai 2 dan semi indoor outdoor gitu guys๐Ÿ˜ป Selain konsepnya yang unik, disini kalian mendapatkan kenyamanan tempat yang luar biasa ini ya! Orang orang yang berkujung kesini termasuk saya juga minimal 1-2 jam lhoo..๐Ÿ˜†๐Ÿ˜† Gak usah ragu ragu lagi untuk berkunjung ke tempat yang satu ini guys... 



Ngomongin soal konsep, @juice_time juga menyediakan menu makanan dan minuman buat kalian yang tentunya enak banget dehh๐Ÿ˜ญ๐Ÿ’œ  Menu makanannya juga ada yg baru nih, ada 4 macam spageti yang bisa kalian pilih. Lalu ada mango kekinian juga ๐Ÿ’‹ sekalinya udah mampir kesini dan nyobain salah satu menu disini kalian pasti bakal ketagihan teruss๐Ÿ˜ Selain makanan dan minuman yang lezat, kalian juga mendapatkan pelayanan yang istimewa disini... Gimana gak istimewa coba? Pelanyannya aja kece & ramah kayak gini๐Ÿ˜‚






Nahhh.. Untuk masalah harga menu disini gak usah khawatir. Karena harga disini sangat sangat sesuai dengan isi kantong kalian yaa๐Ÿ˜ Tunggu apalagi guys, buruan ajak keluarga, pacar, dan temen temen kalian untuk datang kesini yaa! ๐Ÿ“ Jalan Cok Agung Tresna (Sebelah Kober Renon (parkiran Cahya Dewi Salon) juicetime_bali Since 2013๐ŸŒด Fresh juice and Cozy Place๐Ÿก ๐Ÿ“Batubulan,๐Ÿ“Dalung, ๐Ÿ“Renon ⏰11.00-23.00 wita ๐Ÿ’ฐ10k-50k.... Sampai bertemu disana yaa๐Ÿ˜๐Ÿ˜